PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI PADA PENDIDIKAN ISLAM

PEMANFA’ATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI PADA PENDIDIKAN ISLAM
Oleh :
Muhammad Adnan Firdaus G000160053
adnaaan.firdaus@gmail.com

ABSTRAK
Dalam konteks pembelajaran, media TIK dapat dijadikan sebagai sumber belajar. Sumber belajar adalah bahan-bahan yang dapat dimanfaatkan dan diperlukan untuk membantu pengajar maupun peserta didik dalam proses pembelajaran. Sumber belajar dapat berupa buku teks, media cetak, media elektronik, nara sumber, lingkungan alam sekitar, dan sebagainya yang dapat meningkatkan kadar keaktifan dalam proses pembelajaran. Penggunaan sumber belajar yang tepat akan menunjang keefektifan proses pembelajaran. Pendidikan Islam dengan landasan ajaran al-Qur'an, secara prinsip telah memberikan motivasi yang cukup tinggi agar umatnya maju dan mampu menjadi khalifah di muka bumi, agar tercapai kemakmuran yang sesungguhnya. Dengan demikian, pendidikan hendaknya benar-benar responsif dengan perubahan dan tuntutan zaman, terutama terkait dengan perkembangan teknologi komunikasi-informasi, khususnya teknologi komunikasi-informasi agar dapat benar-benar memiliki manfaat yang besar bagi masyakakat dunia.

PENDAHULUAN
Sekarang ini kita telah memasuki era teknologi informasi dan komunikasi. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam waktu yang sangat singkat telah menjadi satu bahan bangunan penting dalam perkembangan kehidupan masyarakat modern. Di banyak negara menganggap bahwa memahami TIK, menguasai keterampilan dasar TIK serta memiliki konsep TIK merupakan bagian dari inti pendidikan, sejajar dengan membaca, menulis dan aktivitas pendidikan lainnya.[1]
Teknologi informasi dan komunikasi telah masuk dalam semua sisi kehidupan manusia, bila kita melihat di sekeliling kita maka kita akan mendapatinya hampir semuanya berbingkai teknologi, kalau dulu orang berkirim surat lewat pos dengan biaya dan waktu yang cukup banyak, maka sekarang cukup dengan sms, e-mail, dan semisalnya, Kesemuanya berbarengan dengan ditemukannya teknologi komputer dan teknologi informasi yang dalam jangkauan detik terus mengalami perkembangan.
Fokus yang akan dilakukan penulis adalah kontribusi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam meningkatkan kualitas pembelajaran islam, dan manfaat yang dihasilkan TIK dalam meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran islam.

PEMBAHASAN
Penggunaan teknologi telah berjalan lama sesuai perkembangan dan aspeknya. permasalahan pendidikan yang mencuat saat ini, meliputi pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan, peningkatan mutu atau kualitas, relevansi, dan efisiensi pendidikan. Proses pembelajaran yang tidak singkat itu membutuhkan bermacam cara dan inovasi yang dapat menumbuh kembangkan semangat dan kreatifitas pelajar maupun pengajar. Sebuah cara dengan memanfaatkan teknologi, baik dari segi fisiknya maupun ide-ide yang ada di dalamnya adalah satu jalan yang baik untuk digunakan dalam rangka mengatasi masalah-masalah yang dihadapi dalam sebuah sistem pembelajaran.
Teknologi secara eksoteris yang nampak sebagai wujud fisik peradaban modern maupun secara esoteris sebagai cara-cara non fisik yang menjadi bagian keseharian hidup manusia. Teknologi adalah bagian penting dalam pembentukan karakter semangat belajar civitas pendidikan dan pencapaian tujuan sistem pembelajaran yang ingin didapatkan.[2] Teknologi pendidikan adalah instrumen penting dalam sistem pembelajaran dalam dunia modern bahkan paska modern. Karena semakin modern satu masyarakat, semakin sistematis pula cara hidupnya. Teknologi pun baik yang diterapkan dalam system pendidikan maupun di luar itu adalah bagian sistematisasi cara hidup manusia modern yang diteruskan manusia postmodern.
Selain itu, pemanfaatan teknologi dengan tepat berarti mengarahkan satu bagian sejarah ke jalan yang baik dan benar. Manusia yang menggunakan teknologi dengan tidak tepat maka mereka sendiri yang akan dikendalikan oleh teknologi yang dibuatnya. Maka terjadilah proses pelapukan manusia di dalam peradaban teknologi yang dibuatnya. Teknologi pun akhirnya ada tanpa makna bagi manusia, menjadi candu yang menghilangkan kesadaran manusia sebagai manusia.
Teknologi pendidikan jelas memiliki arti yang begitu penting, apalagi untuk manusia modern dan manusia postmodern saat ini. Dengan masalah hidup yang semakin kompleks dan berbagai tantangan hidup yang begitu banyak, dunia pendidikan sebagai salah satu tempat yang paling efektif membentuk pribadi dan kematangan manusia tentu semakin memerlukan sebuah metode atau tehnik yang compatible dengan zamannya.
Kemudian secara khusus pun media pendidikan juga memiliki arti penting sama halnya teknologi pendidikan secara umum. Di era Abasiyyah di Madrasah Nizamiyah misalnya. Kita dapat melihat bagaimana perpustakaan sebagai media pendidikan memiliki peran penting dalam progresifitas pendidikan pada masa itu. Tidak dipungkiri bahwa bahan bacaan adalah faktor yang menjadikan siswa menemukan khazanah keilmuan yang dapat mengisi khazanah pengetahuan dalam diri mereka selain dari apa yang disampaikan gurunya. Kalau di zaman sekarang, peran penting media pendidikan dengan menggunakan media teknologi seperti komputer, rekaman audio, atau juga film tentu amat sangat memiliki arti penting.
Meski demikian tetap saja harus ada penyesuaian di sana-sini agar media pendidikan yang digunakan tepat guna. Dan di sinilah software teknologi pendidikan diperlukan, bagaimana mengupayakan agar media pendidikan dengan menggunakan media teknologi bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin.[3]
Kita dapat melihat mekanisme teknologi pendidikan dengan menggunakan sample pola hubungan media pendidikan yang menggunakan gambar dengan software dalam teknologi pendidikan. Gambar atau foto adalah salah satu media teknologi yang cukup bagus digunakan sebagai media dalam praktek pendidikan. Hal itu karena gambar atau foto memiliki kelebihan seperti sifatnya konkrit, gambar dapat mengatasi batas ruang dan waktu, dapat memperjelas satu masalah, dan mudah didapatkan. Namun sayangnya gambar juga memiliki kelemahan, di antaranya gambar hanya menekankan persepsi indera penglihatan, gambar yang terlalu komplek tidak efektif ketika digunakan dalam dalam sistem pembelajaran, ukurannya sangat terbatas untuk kelompok besar.
Dengan demikian, maka harus ada filterisasi dalam penggunaan teknologi pendidikan. Mekanisme software teknologi pendidikan diperlukan, karena ada sejumlah software bisa menyaring gambar atau foto yang akan digunakan. Dengan menetapkan syarat-syarat misalnya, penggunaan software penyaring dalam teknologi pendidikan; gambar yang digunakan sebagai media pendidikan adalah yang autentik, yakni gambar yang menceritakan apa adanya satu peristiwa. Inilah beberapa contoh yang menunjukkan nilai penting media pendidikan dalam teknologi pendidikan.

DAFTAR PUSTAKA
Rusman, 2010,  Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran, (Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia).
Muttaqin Zaenal, 2004,  Pemanfaatan Sumber Belajar Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi Pada Pembelajaran Al Qur’an dan Hadits, Vol 2.
Hamruni, 2010, Mengembangkan Teknologi Pendidikan Islam, (Yogyakarta: Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga).




[1] Rusman, Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran, (Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia, 2010), hlm. 1.
[2] Kependidikan Islam, Vol. 4, No. 1, Januari-Juni 2009.
[3] Kependidikan Islam, Vol. 4, No. 1, Januari-Juli 2009.

0 Response to "PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI PADA PENDIDIKAN ISLAM"

Posting Komentar